• Our Partners:

Laporan Keuangan Huawei

Pendapatan Huawei Tetap Meningkat Meski Pandemi Dan Dilanda Krisis

NESABAMEDIA.COMPendapatan Huawei secara global mengalami peningkatan sebesar 13 persen hingga pertengahan tahun 2020 ini. Peningkatan pendapatan ini terjadi di tengah wabah pandemi yang menyerang dan juga sejumlah krisis yang dihadapi perusahaan, khususnya akibat pemblokiran dagang. Meski mencatatkan peningkatan, namun jumlah ini tidak sebaik yang dicatatkan pada periode yang sama di tahun lalu.Pendapatan Huawei Tetap Meningkat Meski Pandemi Dan Dilanda Krisis

Perusahaan diketahui mengalami berbagai krisis secara global dalam beberapa bulan terakhir. Namun hal itu rupanya juga tidak menghalangi Huawei meraih kesuksesan. Pihak perusahaan baru saja merilis laporan keuangan mereka, dan mencatatkan pendapatan sebesar 454 miliar Yuan atau sekitar 900 triliun rupiah. Nilai tersebut tercatat selama enam bulan tahun ini. Laba bersihnya juga mengalami peningkatan dari sebelumnya 8 persen menjadi 9.2 persen.

Meski tidak merincikan laporan keuangan secara detail, hal tersebut membuktikan bahwa perusahaan cukup kuat dalam menghadapi serangan wabah pandemi, dibandingkan perusahaan lainnya. Pihaknya menjelaskan, hal ini dikarenakan sektor komunikasi dan informasi menjadi sesuatu yang sangat krusial dan paling banyak berperan dalam kondisi seperti ini.

Pada kuartal pertama tahun ini, sebenarnya Huawei mendapatkan hantaman cukup keras sebagai dampak dari wabah pandemi. Produksi yang menjadi lambat, penutupan toko retail hingga merosotnya penjualan produk merupakan permasalahan paling krusial saat itu. 

Hantaman itu terus berlanjut dan semakin parah dengan adanya sanksi yang diberikan oleh pemerintah Amerika Serikat. Pada Mei tahun lalu, sanksi itu dimulai dengan pelarangan memberikan pasokan komponen, seperti semikonduktor kepada perusahaan tersebut. Sehingga Huawei pun memproduksi sendiri microchip mereka, dengan mengandalkan pabrikan asal Taiwan.

Setahun berikutnya, Amerika kembali memberikan sanksi lagi kepada Huawei. Kali ini mereka memberikan sanksi terkait pengembangan teknologi 5G, untuk menjualnya ke konsumen yang ada di negeri Paman Sam itu. 

Sementara untuk laporan penjualan perangkat ponsel mereka, pihak perusahaan tidak memberikan laporan resminya. Sebagai informasi, saat ini Huawei masuk dalam jajaran atas produsen ponsel dunia untuk kuartal pertama tahun 2020. Perusahaan itu berada di peringkat kedua setelah Samsung dan mengungguli Apple.

Tags:

Leave a Reply