• Our Partners:

Samsung VS Huawei

Samsung Siap Kembali Salip Huawei Sebagai Produsen Smartphone Terbesar Dunia

NESABAMEDIA.COMSeperti yang sudah diketahui, pada April lalu dominasi Samsung di peringkat pertama produsen smartphone terbesar dunia digeser oleh Huawei. Tak tinggal diam, rupanya pabrikan smartphone asal Korea Selatan itu terus berusaha untuk mengejar ketertinggalannya. Terbukti, dalam kurun waktu dua bulan, Samsung mengalami peningkatan kembali. 

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Counterpoint, pangsa pasar baik Samsung dan Huawei memiliki jumlah yang hampir sama. Terjadi selisih yang sangat tipis yang terletak di bilangan desimal nilai keduanya. Pangsa pasar Huawei tercatat pada angka 19,7 persen, sedangkan Samsung berada di angka 19,6 persen.

Saling salip besaran pangsa pasar antara kedua pabrikan ini disebabkan oleh perubahan signifikan dari kinerja Huawei dan Samsung. Huawei sendiri mengalami peningkatan jumlah pangsa pasar yang cukup signifikan pada tahun ini. Berbanding terbalik atas Samsung yang justru melemah hingga pabrikan asal Korea Selatan itu mengalami penyusutan nilai pangsa pasar.

Dibandingkan pabrikan asal Korea Selatan itu, strategi yang dijalankan oleh Huawei rupanya lebih berhasil. Sebab meski berada di kondisi wabah pandemi yang melanda dan juga tidak adanya layanan Google di ponsel mereka, Huawei masih bisa mencatatkan nilai positif. 

Sanksi dagang yang dijatuhkan oleh pemerintah Amerika juga tidak begitu efektif menekan laju popularitas Huawei. Sebab hal ini justru malah meningkatkan jiwa nasionalisme para pengguna smartphone di Cina, untuk beralih ke pabrikan dan produk lokal. 

Tidak salah, jika sejak tahun 2018 lalu Huawei diprediksi oleh banyak pengamat teknologi bisa menjelma menjadi produsen smartphone terbesar dunia. Meski kenyataan di lapangan, terwujudnya prestasi itu dirasa lebih lambat dari prediksi awal.

Wabah pandemi memang memberikan pukulan yang cukup berat bagi banyak perusahaan. Namun Huawei mendapatkan keuntungan lebih awal dibandingkan Samsung atau pabrikan lainnya. Sebab, ketika negara lain baru memulai lockdown yang mengakibatkan distribusi terganggu, Cina justru sudah kembali bangkit membangun roda perekonomian lagi.

Hal ini pun menjadi start awal bagi Huawei untuk meningkatkan produksi dan distribusi. Sementara Samsung dan juga pabrikan smartphone lainnya justru baru saja merasakan imbas dan dampak dengan jangka waktu yang lebih lama.

Leave a Reply

Send this to a friend