Twitter: Senjata Paling Kuat dari Elon adalah Cuitannya Sendiri

Twitter: Senjata Paling Kuat dari Elon adalah Cuitannya Sendiri

NESABAMEDIA.COM – Elon Musk diketahui telah memiliki perjanjian dengan Twitter, untuk membeli platform media sosial yang populer tersebut senilai $44 Miliar USD. Namun, karena perjanjian merger yang tidak menemukan titik terang, akhirnya hingga saat ini antara Twitter dan Elon memiliki perselisihan pendapatan yang tidak menemukan titik cerah, Minggu (17/7).

Namun, yang menjadi perhatian ialah respons dari Elon yang terkesan selalu memainkan peran humoris, meskipun dalam kondisi yang tidak memungkinkan. Mungkin saja, Elon Musk menanggapinya denagn serius, mungkin saja Elon juga ingin menjalankan Twitter sebagai platformnya

Banyak pengamat media yang merasa bahwa Elon tidak begitu serius sekarang, pasalnya sejak perselisihan perjanjian merger antara Elon dan Twitter. Elon selalu membuat sebuah cuitan di akun Twitter pribadinya, yang terlihat tidak etis untuk dilihat.

Pengacara dari Twitter sendiri diketahui telah memberikan gugatan kepada Elon, atas tindakan yang tidak mengenakan tersebut. Selain itu, gugatan mengenai ambil alih perusahaan atau Poison Pilljuga masih berlaku hingga saat ini.

Pengacara dan firma menyatakan bahwa, Elon berusaha untuk melanggar kebijakan dari perjanjian merger yang telah mereka sepakati. Twitter juga terbilang rajin untuk terus memberikan informasi kepada publik, bahwa mereka serius dalam masalah yang sedang mereka hadapi.

Keseriusan Twitter nampaknya tidak membuat Elon Musk gentar, dia masih terus memberikan respons yang terkesan bermain-main dengan pernyataan pernyataan yang diberikan oleh Twitter.

Twitter juga telah membuka suara mereka, yang mana menyatakan bahwa mereka yakin akan memenangkan pengadilan, karena banyaknya respons tidak etis yang diberikan oleh Elon juga sudah cukup mendukung hal ini.

Balasan Elon Musk Mengenai Cuitan Twitter

Balasan Elon Musk Mengenai Cuitan Twitter

Elon Musk tertangkap telah membuat balasan atas sebuah cuitan Twitter, di mana dia memberikan komentar berupa emoji dan kotoran manusia pada 16 Mei 2022 kemarin. Itu hannyalah sebagian kecil dari respons yang diberikan Elon untuk Twitter, masih banyak respons lainnya yang terkesan humoris diberikan oleh Elon.

Beredar kabar juga, bahwa pihak Elon akan menunda pengadilan untuk memproses jalur hukum yang dilayangkan oleh Twitter kepadanya. Tim Elon Musk meminta waktu setidaknya sampai Februari 2023 untuk memproses langkah selanjutnya.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend