Xiaomi Luncurkan Book S 12.4, Tablet ARM Dengan Windows 11

Xiaomi Luncurkan Book S 12.4, Tablet ARM Dengan Windows 11

NESABAMEDIA.COMXiaomi baru saja mengumumkan sebuah tablet Windows 11 baru, bernama Book S 12.4, yang saat ini baru tersedia untuk pasar Eropa terlebih dahulu. Perangkat ini ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8cx Gen 2, membuatnya menjadi sebuah perangkat tablet ARM kelas atas, meskipun Qualcomm sendiri sudah mengumumkan chipset 8cx Generasi Ketiga. 

Tidak banyak perangkat dengan dukungan chipset itu tersedia di pasaran, dan Xiaomi Book S 12.4 masih menjadi salah satu pilihan paling kelas atas, jika anda menginginkan sebuah perangkat ARM berbasis Windows 11. 

Selain dari aspek prosesor, yang terdiri dari 8 inti CPU Kryo 495 2.84GHz, dan sebuah GPU Qualcomm Adreno 680, tablet ini juga hadir dengan dukungan RAM 8GB dan penyimpanan 256GB, yang tampaknya menjadi satu-satunya konfigurasi yang tersedia. 

Ini memang bukan konfigurasi paling kelas atas, namun tentu akan sangat layar bagi beberapa pengguna. Baterainya relatif kecil, namun mengingat yang digunakan adalah prosesor ARM, setidaknya itu bisa bertahan sampai 13 jam lebih, menurut klaim dari pihak Xiaomi.

Xiaomi Book S 12.4 hadir dengan layar berukuran 12.35 inci, dengan aspek rasio 16:10, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan panel 16:9 pada umumnya. Resolusi yang ditawarkan adalah 2560×1600 dengan tingkat kecerahan sampai 500 nits, dan mengcover 100% DCI P3. Tentu saja, karena ini adalah sebuah perangkat tablet, layarnya mendukung sentuhan, dan juga Xiaomi Smart Pen yang dijual secara terpisah. 

Perangkat ini juga mendukung pemasangan keyboard, yang bisa mengubahnya menjadi perangkat laptop. Terdapat juga kickstand bawaan, sehingga anda bisa menempatkan layarnya seperti laptop, mirip dengan tablet lainnya seperti Surface Pro 8. Namun keyboardnya ini dijual secara terpisah.

Selain spesifikasi di atas, tablet ini memiliki kamera webcam depan 5MP dan kamera belakang 13MP, termasuk dengan dukungan peredam bising yang kompatibel dengan teknologi Qualcomm Aqstic.

Ada juga dual speaker stereo untuk output suara. Pilihan portnya terbatas, namun setidaknya ini memiliki dukungan USB-C, colokan headphone dan pembaca kartu microSD. Port USB-C mendukung output daya dan tampilan, jadi anda masih bisa menggunakannya sebagai docking station jika anda ingin menggunakannya di atas meja. 

Perangkat ini dibanderol seharga 699 Euro atau sekitar Rp10,9 jutaan, dan sudah tersedia di sejumlah negara Eropa, sementara ketersediaan di pasar lainnya akan mengikuti setelahnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend