ASN India Dilarang Mengakses Google Drive dan VPN

ASN India Dilarang Mengakses Google Drive dan VPN

NESABAMEDIA.COM – Aparatur Sipil Negara (ASN) di India melaporkan bahwa akan segera membatas layanan dari Virtual Private Network (VPN), dan layanan Cloud lainnya untuk diakses oleh ASN.

Melalui pengumumannya, pemerintah iIndia juga menyatakan kepada perusahaan terkait untuk menuruti peraturang yang berlaku, Selasa (28/6).

Pemerintah India telah mengumumkan bahwa layanan VPN dan Cloud tidak boleh diakses oleh ASN negara, karena dianggap tidak memiliki basis keamanan data yang mumpuni. Akibat ketakutan pemerintah akan hal privasi, maka dari itu pemerintah akhirnya merilis pernyataan terkait adanya larangan ASN untuk menggunakan layanan tersebut.

Perusahaan terkait juga diberikan peringatan, untuk terus tunduh akan peraturan pemerintah. Perusahaan diharapkan dapat terus tunduk, jika melanggar maka pemerintah tidak segan-segan untuk mencabut izin surat jalan.

Pemerintah India juga memberikan peraturan baru untuk layanan perusahaan yang memberikan layanan VPN, di mana perusahaan harus mengumpulkan data penggunanya dengan waktu lima tahun. Setelah lima tahun, perusahaan harus bersedia untuk memberikan data mereka ke pemerintah.

Peraturan yang diberikan ini juga berlaku untuk perusahaan yang menawarkan Cloud dan kripto. Perusahaan harus mengumpulkan penggunanya dan data yang mereka miliki, kemudan harus diserahkan ke pemerintah dengan tenggang waktu lima tahun saja.

Namun, beberapa perusahaan besar menolak hal ini, Express VPN dan NordVPN menolak untuk memberikan data pengguna kepada pemerintah. Mereka memiliki untuk hengkang dari negara tersebut dan memberhentikan layanan mereka di India. Perusahaan ini merasa bahwa kebijakan yang diberikan akan menurunkan keamanan data pengguna.

Kebijakan ini juga dikhususkan untuk diterapkan kepada ASN, pegawai pemerintah dilarang keras untuk dapat mengakses layanan Cloud dan VPN. Sehingga, layanan penyimpanan online seperti Google Drive, Dropbox, dan lainnya tidak bisa diakses

Dokumen yang berisikan 10 halaman ini membahas mengenai insiden serangan Cyber yang dikelola oleh pemerintah. Dokumen tersebut menyatakan bahwa karyawan tidak bisa menggunakan layanan Cloud. Karena, dicurigai akan mengunggah data rahasia yang ada di pemerintah.

Pemerintah India juga mendesak ASN untuk tidak menggunakan layanan lainnya seperti TeamViewer, AnyDesk, dan Ammyy Admin. ASN tidak lagi dapat bekerja dengan lebih fleksibel, karena diberhentikannya layanan tesebut.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend