6 Fakta Mencengangkan Tentang Facebook, Kamu Pasti Gak Menyangka!

Pada artikel kali ini, saya akan membahas tentang 6 Fakta Mencengangkan Tentang Facebook. Sejak peristiwa seputar Edward Snowden yang terjadi kira – kira pada tahun 2014 lalu, orang – orang menjadi penasaran tentang perusahaan-perusahaan besar seperti Facebook dan Google. Ya, mereka memang mengumpulkan data dalam jumlah besar.

Perkiraan data yang dikumpulkan Facebook dari para pengguna sekitar 500 Terra Byte( TB) setiap hari. Sebagai pembanding 1 TB sama dengan 1024 Giga Byte. Padahal suatu film rata-rata memiliki resolusi 720 piksel yang berukuran 1 GB.

Maka setiap harinya, Facebook kira-kira mengumpulkan data setara dengan 510 ribu film. Ukuran data yang dikumpulkan itu memang sangat mencengangkan, tapi yang lebih mencengangkan adalah apa yang dapat mereka lakukan dengan data yang sedemikian banyak tersebut.

Berikut ini adalah 6 hal mencengangkan yang dapat dilakukan Facebook dengan menggunakan data para penggunanya.

1. Pengenalan Wajah

AI Facebook

Ketika ada teman kita menandai sebuah foto di Facebook, informasi tersebut ditambahkan kepada kumpulan raksasa data atau Big Data di Facebook. Facebook memiliki bot kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) yang menelusuri data tersebut untuk mencocokkan pola yang ada dengan wajah seseorang.

Facebook memiliki algoritama yang teramat baik dan mereka mengaku memiliki ketepatan hingga 98 persen. Dengan setiap unggahan baru suatu foto, maka sistem tersebut menjadi semakin terlatih dalam mencocokan pola wajah seseorang.

Masalahnya adalah kita tinggal menuunggu waktu hingga Facebook menjual informasi tersebut kepada penjual eceran. Rekaan mengenai hal seperti itu pernah terjadi di film “Minority Report” ketika Tom Cruise berada dalam sebuah toko yang mengganti tampilan manekin berdasarkan informasi yang diketahui toko tentang pelanggan.

2. Selalu Mengetahui Tempat Keberadaan

tahu lokasi

Jika seseorang menggunakan aplikasi Facebook Messenger, mungkin saja tidak sempat mengaturnya untuk berhenti membagikan lokasi keberadaannya. Tidak masalah kalau kita memang berniat berbagi lokasi, tapi bagaimana dengan orang-orang lain semisal stalker yang memang ingin mengikuti kita? Seorang stalker pun bisa saja menggunakan Facebook Messenger untuk itu.

Seorang pembuat program melakukan investigasi dan membuat plugin untuk perambah Chrome yang disebutnya Marauder’s Map, suatu nama yang mengacu kepada peta yang dimiliki Harry Potter di Hogwarts yang memungkinkannya melihat siapapun yang sedang berada didalam kastil. Marauder’s Map dapat memberikan koordinat pasti teman-teman yang menggunakan aplikasi Messenger. Hanya dengan melihat suatu peta sederhana, pembuat program dapat melihat secara pasti tempat keberadaan temannya.

Menanggapi hal tersebut, Facebook telah mematikan pembagian lokasi dari aplikasi Messenger. Tapi, hal tersebut bukan berarti Facebook menghentikan pengumpulan data dari para penggunanya.

3. Facebook Serba Mengetahui

facebook serba tahu

Facebook merancang tampilan News Feed agar para pengguna berkutat selama mungkin. Selama seseorang sedang menelusuri News Feed, maka Facebook menciptakan data rumit yang terus bertambah yang berkaitan dengan pengguna tersebut.

Facebook menciptakan profil menggunakan analisa prediktif yang memungkinkan mereka tahu betapa rentan seseorang terhadap suatu iklan tertentu, kecondongan politik seseorang, atau apakah pengguna menggunakan uang tunai atau kartu kredit atau lain sebagainya.

Bahkan Facebook melakukan dugaan kecerdasan para penggunanya berdasarkan konten yang disukai seseorang. JIka anda penasaran melihat cuplikan data yang dikumpulkan oleh Facebook, para pengguna bisa menggunakan plugin Data Selfie pada perambah Chrome untuk sekedar melihat – lihat saja.

 

4. Sensor Politik

sensor politik

Facebook pernah menyatakan menuju masyarakat yang bebas dan terbuka, namun mereka telah melakukan hal yang sebaliknya karena terlibat dalam sensor politik di tingkat negara.

Ada banyak contoh, misalnya pemberangusan atau penghapusan laman yang mengumumkan protes di Rusia, tindakan tersebut diperintah langsung oleh pemerintah Rusia. Contoh lainnya adalah, ketika Facebook harus mengembangkan perangkat lunak (software) khusus untuk memilah unggahan pengguna. Facebook bahkan melakukan sensor ujaran kebencian karena suatu lembaga pemerintah di Inggris mengeluhkannya.

5. Menjual Data

menjual data

Pasti kita mengira sensor politik sudah sedemikian buruknya, tapi ternyata siapapun bisa mendapatkan data atau informasi kita. Seperti halnya, MasterCard yang membeli data Facebook yang berkaitan dengan kebiasaan daring para pengguna agar mengungkapkan perilaku yang dapat dijual ke bank. Maksudnya adalah untuk menggabungkan data Facebook dengan data yang mereka miliki agar bisa menambah penjualan secara daring.

Kita pasti mengira perlu dana besar untuk membeli data Facebook dan tentunya tidak masalah karena MasterCard adalah perusahaan besar yang memiliki dana besar. Namun, ternyata pernah ada seseorang yang membayar hanya US$ 5 untuk membeli 1 juta informasi pribadi para pengguna Facebook.

Reaksi Facebook lebih mengerikan lagi. Perusahaan kemudian sekadar meminta orang itu untuk mengembalikan file, menghapus dari komputer miliknya dan “tutup mulut.”

6. Mengetahui Saat Orang Tidur

facebook tahu orang tidur

Ternyata Facebook bisa mengetahui saat kita tidur melalui aplikasi Facebook Messenger. Karena merasa penasaran dengan hal itu, seorang pengembang perangkat lunak bernama Soren Louv-Jansen mulai menggali lebih dalam lagi.

Dan ia berhasil membuat grafik pola-pola tidur semua temannya, melalui hubungan identitas pengguna dan penanda waktu. Seorang hacker melangkah lebih jauh lagi dan mengungkapkan bahwa orang bisa mengetahui saat terakhir perangkat orang lain menyala.

Bagaimana? Sebenarnya cukup mengerikan, jika kita terlalu bergantungan dengan media sosial. Karena semua data atau informasi yang kita berikan pasti tersimpan di server mereka, dan tidak akan pernah hilang. Jadi, kita perlu hati – hati dalam menggunakan media sosial, agar data kita tidak disalahgunakan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab. Semoga artikel ini bermanfaat. Silahkan tinggalkan komentar anda dibawah ini. Terimakasih 🙂

Leave a Reply

Send this to a friend