Kolumbia Larang Penjualan iPhone; Buntut Pelanggaran Paten

Kolumbia Larang Penjualan iPhone; Buntut Pelanggaran Paten

NESABAMEDIA.COM – Ericsson dilaporkan telah melarang penjualan produk iPhone di beberapa negara, hal ini karena buntut pelarangan hak paten dari teknologi 5G. kolumbia menjadi satu negara pertama yang akhirnya melarang penjualan produk iPhone, selama masalah hak paten ini masih belum terselesaikan, Selasa (12/7).

Kolumbia resmi menjadi negara pertama yang melarang penjualan produk iPhone, ini berlaku untuk produk yang memiliki teknologi 5G didalamnya. Seperti yang telah diketahui, bahwa Apple telah menggunakan teknologi 5G pada perangkat iPhone 12 dan yang terbaru.

Terkait dengan pelanggaran hak paten teknologi 5G ini, membuat produk iPhone 12 dan yang terbaru akhirnya harus angkat kaki di Kolumbia. Apple Inc saat ini tengah fokus berurusan dengan masalah taktik lega, yang dituduh akan menggunakan teknologi 5G dipatenkan di perusahaan mereka.

Latar belakang perselisihan ini berawal dari kerjasama Ericsson dan Apple. Di mana, Ericsson menjadi salah satu pendongak teknologi perangkat dengan dukungan 5G dari Apple. Namun, ternyata Apple telah berhenti mendanai lisensi yang mereka gunakan dari Ericsson.

Apple sendiri mengaku bahwa, Ericsson telah menagih pembayaran yang dirasa berlebihan tersebut. Pada akhirnya, Ericsson menuduh Apple yang tidak memberikan rasa hormat atas kerjasama dan kesepakatan yang mereka telah jalankan. Di mana, Apple akan menggunakan Chip 5G dari Ericsson untuk produksi iPhone 12 hingga yang terbaru.

Dalam waktu enam bulan, sejak Ericsson membawa masalah ini ke jenjang yang lebih serius. Akhirnya, pelarangan penjualan Apple dimulai, di mana larangan penjualan hingga impor pertama telah diberlakukan.

Sekarang, produk Apple yang terbaru dan iPad telah dilarang di Kolumbia, di mana akan segera dikirimkan kembali ke negara asal mereka, Amerika. Pelarangan ini sudah dimulai secara bertahan sejak April 2022.

Apple nampaknya telah mencoba berbagai macam taktik, untuk mendapatkan lisensi yang resmi dan terhindari dari hukuman. Namun, hal ini nampaknya diketahui oleh pemerintah Kolumbia, yang menyatakan bahwa Apple menggunakan “Anti Antisuit Injunction”.

Pengadilan sendiri menawarkan kepada Apple untuk melakukan penghentian produk iPhone ini dengan penjualan perangkat dukungan 5G, dan menyuruh Apple untuk melakukan negosiasi dengan Ericsson.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend