Sertifikat Microsoft Windows

Microsoft Peringatkan Soal Sertifikat Windows Yang Kadaluarsa

NESABAMEDIA.COMSeperti yang sudah diketahui, Windows 7 tak lagi mendapatkan pembaruan keamanan sejak bulan Januari lalu. Microsoft pun mengeluarkan peringatan mengenai sertifikat Windows yang telah kadaluarsa, dan meminta pengguna untuk membiarkan sertifikat itu tetap di perangkat, karena akan dibutuhkan untuk masalah kompatibilitas ke belakang.

Selain itu, Microsoft menjelaskan bahwa dengan menghapus sertifikat tersebut, justru akan membuat sistem operasi rusak, dan tidak bisa lagi melakukan booting. Hal ini biasanya terjadi pada versi Windows yang lebih lama, dan Windows 10 tidak termasuk dalam daftar sistem operasi yang sertifikatnya bisa menyebabkan masalah. 

“Sebagai bagian dari Public Key Infrastructure (PKI) dari manajemen kepercayaan publik, beberapa administrator dapat memutuskan untuk menghapus sertifikat dari domain berbasis Windows, server berbasis Windows atau perangkat klien berbasis Windows. Namun, sertifikat dasar yang terdaftar di bagian sertifikasi dasar yang diperlukan dan terpercaya ini diperlukan agar sistem operasi bisa beroperasi dengan benar. Sebab, penghapusan sertifikat tersebut akan membatasi fungsi dari sistem operasi atau menyebabkan komputer tidak bisa berjalan, jadi pengguna disarankan untuk tidak menghapusnya,” kata pihak Microsoft menjelaskan. 

Perusahaan asal Redmond itu menambahkan bahwa meskipun sertifikat telah kadaluarsa, sistem operasi masih membutuhkannya untuk proses kompatibilitas ke belakang, karena sistem akan melakukan pengecekan file yang telah ditandai sebelum masa kadaluarsa.

“Sejumlah sertifikat yang telah terdaftar pada tabel dan sudah memasuki masa kadaluarsa, sertifikat ini masih sangat dibutuhkan untuk melakukan kompatibilitas ke belakang. Meskipun terdapat sertifikat dasar yang telah melewati tanggal kadaluarsa, apapun itu yang telah ditandai menggunakan sertifikat tersebut sebelum masa kadaluarsa semuanya tetap valid. Selama sertifikat yang telah kadaluarsa itu tidak mengalami perubahan, sistem masih bisa memanfaatkannya untuk proses validasi,” tambah pihak Microsoft.

Lebih lanjut, sejumlah versi Windows lama yang dimaksudkan dalam hal ini adalah seperti Windows 7, Windows Vista, Windows XP dan Windows Server versi sebelumnya. Dengan demikian Microsoft menyarankan agar pengguna membiarkan dan tidak mencopot jika ada sertifikat Windows mereka yang telah kadaluarsa, agar perangkat tidak mengalami masalah yang merugikan.

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend