Windows 10 S Logo

Pengguna Bisa Ubah Windows 10 S ke Versi Reguler, Tapi Tak Ada Jalan Kembali

NESABAMEDIA.COMPengguna dari sistem operasi Windows 10 versi S kebanyakan adalah mereka yang menggunakan perangkat berspesifikasi rendah untuk kebutuhan belajar. Meski demikian, rupanya mereka juga bisa meningkatkan Windows 10 versi S ke versi reguler. S dalam versi itu, merupakan singkatan dari Slimmed-Down (disederhanakan).

Windows 10 S ini seringkali ditemukan pada perangkat berspesifikasi rendah untuk sektor edukasi. Karena masalah hardware yang lebih murah bukan berarti penggunanya tidak bisa meningkatkan ke versi Windows 10 reguler. 

Sejak sekitar musim panas 2018, Windows 10 S hanya membutuhkan sekitar 64GB ruang penyimpanan dan RAM sebesar 4GB. Sistem operasi itu juga hanya bisa memasang aplikasi yang telah tersedia di Microsoft Store

Tetapi jika pengguna percaya perangkat mereka bisa menangani kebutuhan yang lebih besar atau memang harus memasang aplikasi yang tidak tersedia di Microsoft Store, sebenarnya mereka bisa meningkatkan versi ke Windows 10 reguler. Tidak ada biaya tambahan untuk melakukannya, atau pun harus melakukan pemasangan ulang. Selama masih tetap menggunakan akun Microsoft yang sama, hal tersebut masih bisa dilakukan. 

Namun sayangnya, Microsoft memperingatkan bahwa pengguna yang telah meningkatkan Windows 10 S ke Windows 10 reguler, maka mereka tidak bisa kembali ke versi Windows 10 S. Jadi pastikan mempertimbangkannya lebih matang. 

Untuk mengganti versi Windows 10 S ke Windows 10 reguler, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Buka halaman aplikasi Settings
  • Buka halaman Update and Security/Activation
  • Pilih opsi Go to Store
  • Kemudian akan muncul pilihan Windows 10 yang diinginkan. Pengguna bisa memilih Windows 10 Home atau Windows 10 Pro.
  • Klik tombol Get yang ada di halaman bernama “Turn off S Mode” atau semacamnya.
  • Tunggu proses pengunduhan dan pemasangan selesai secara otomatis.
  • Setelah semua proses selesai, maka Windows 10 S akan berubah ke Windows 10 reguler, dan pengguna bisa memasang aplikasi di luar Microsoft Store.

Sekali lagi, ambil keputusan ini dengan banyak pertimbangan. Resikonya adalah, performa perangkat nantinya tidak akan maksimal dan mungkin akan jauh lebih lambat. Karena seperti yang diketahui, Windows 10 S digunakan khusus untuk perangkat dengan spesifikasi rendah. Sementara Windows 10, membutuhkan spesifikasi yang lumayang besar.

Leave a Reply

Send this to a friend