Samsung Produksi Chipset Suksesor dari Qualcomm Snapdragon 888

Samsung Akan Produksi Chipset Suksesor Dari Snapdragon 888

NESABAMEDIA.COMSeharusnya bukan hal yang mengejutkan bagi semua orang bahwa Qualcomm dikabarkan sedang mengerjakan pengembangan dari suksesor chipset Snapdragon 888, chipset smartphone flagship terkini. WinFuture baru saja mengungkap sedikit detail dari chipset generasi berikutnya Snapdragon itu. Bocoran itu mengklaim bahwa chipset tersebut nantinya akan dibuat oleh Samsung.

Jika melihat sebelumnya, Snapdragon 888 dibuat menggunakan proses fabrikasi EUV 5nm milik Samsung. Sementara itu TSMC Taiwan yang memproduksi flagship Qualcomm sebelumnya yakni Snapdragon 865 pada tahun 2019 dan Snapdragon 855 di tahun 2018.

Ada desas-desus yang menyebutkan bahwa Qualcomm bisa saja kembali ke perusahaan Taiwan untuk flagship generasi berikutnya. Namun tampaknya Qualcomm tidak memiliki rencana semacam itu dan akan memilih bertahan dengan Samsung, setidaknya untuk satu tahun lagi. 

Qualcomm juga dikabarkan tengah mengembangkan varian baru dari Snapdragon 888 yang tidak mendukung teknologi 5G. Chipset itu nantinya tidak akan memiliki modem 5G di dalamnya, jadi para pabrikan smartphone bisa menggunakan Snapdragon 888 untuk smartphone flagship 4G mereka, yang ditujukan untuk pasar yang belum tersedia jaringan 5G. 

Tentunya, hal tersebut akan memangkas biaya produksi yang dibutuhkan pabrikan smartphone untuk memasang modem 5G dan antena yang dibutuhkan. Dan pada akhirnya akan muncul smartphone dengan chipset Snapdragon 888 dengan harga yang lebih murah. 

Lebih lanjut, akan ada kemungkinan hadirnya varian Pro atau Plus, yang pada dasarnya menjadi versi overclock dari model yang sudah ada. Samsung sepertinya yang paling memungkinkan untuk memproduksi varian chipset semacam ini, meski saat ini masih belum ada konfirmasi resmi untuk kabar tersebut.

Qualcomm sendiri juga dikabarkan sedang menguji coba suksesor dari Snapdragon 888. Diketahui, chipset baru itu memiliki nomor model SM8450 dan secara internal memiliki kode nama Waipio. Chipset itu diuji coba pada perangkat smartphone yang menggunakan RAM LPDDR5 12GB dan memori UFS 256GB. 

Menariknya, Qualcomm juga diketahui menggunakan modul kamera dengan kode nama Leica1. Banyak pihak pun beranggapan bahwa Qualcomm memang telah menjalin kerja sama dengan produsen kamera terkenal asal Jerman, Leica. Hal ini pun dipercaya akan menghadirkan sebuah chipset Snapdragon yang powerful untuk memenuhi kebutuhan fotografi pengguna. 

Leave a Reply

Send this to a friend