TikTok Yakinkan Pengguna, Lindungi Keamanan Data

TikTok Yakinkan Pengguna, Lindungi Keamanan Data

NESABAMEDIA.COMPlatform TikTok akhirnya telah mendapatkan akses mereka, untuk memiliki data penggunanya di wilayah Amerika Serikat. Setelah menyelesaikan berbagai macam hukum di Amerika Serikat, Platform ini telah mendapatkan persetujuan untuk memiliki data penggunanya dengan membatasi beberapa hal terkait keamanan data, Sabtu (2/7).

TikTok sendiri memang telah memiliki pengguna yang sangat banyak, termasuk di negeri paman sam, Amerika Serikat. Namun, beberapa waktu yang lalu TikTok memiliki kendalan terkait kepemilikan data penggunanya, yang mana dicurigai akan tercampur dengan pengguna di negeri mereka, China.

Dilansir dari The Verge, Shou Zi Chew selaku CEO TikTok menyatakan bahwa, perusahaan berencana untuk memisahkan pengguna dari Amerika Serikat dan China. Di mana, perusahaan akan bekerjasama dengan ByteDance. Shou juga mengatakan bahwa mereka juga menggunakan Oracle Server untuk pengguna dari Amerika Serikat.

“Kami bangga karena telah tersebar diseluruh dunia, lebih dari jutaan orang telah menggunakan layanan hiburan TikTok. Pengguna dapat dengan mudah membuat konten dan mengekspresikan diri mereka, sebagai hiburan,” kata Shou, Jumat (1/7).

Shou juga menambahkan bahwa, mereka akan menuruti berbagai macam kebijakan terkait dengan keamanan data, untuk menghindari dan meningkatkan kenyaman pengguna, khususnya di Amerika Serikat.

“Perusahaan juga mengetahui mengenai keamanan data dari setiap Platform, keamanan menjadi salah satu yang utama dijaga oleh perusahaan, dan kami tidak akan menyangkal dan akan menuruti segala macam aturan terkait keamanan data dengan standar Amerika Serikat”. Tutup Shou dalam wawancaranya bersama New York Times.

Isu terkait keamanan data juga sempat menyerang TikTok, sebelum bekerja sama dengan Oracle, platform ini sempat dicurigai mengakses dari penggunanya dari server mereka di China. Hal ini memicu banyak perdebatan, TikTok diperkirakan telah mengakses data dan menggunakannya untuk hal yang tidak baik.

Menanggapi akan hal ini, pengguna TikTok yang semakin banyak akhirnya menjalin kerjasama dengan Oracle, yang menjadi salah satu sistem keamanan server di Amerika Serikat. Atas kerjasama ini, TikTok secara resmi akan memisahkan data pengguna mereka dari Amerika Serikat dan China.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend