Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Manajemen tidak hanya milik perusahaan atau organisasi. Pada kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari manajemen. Secara bahasa, manajemen berasal kta management  dari bahasa perancis yang memiliki arti seni dalam mengatur sesuatu.  Manajemen sangat erat kaitannya dengan cara organisasi mencapai tujuannya.

Dengan manajemen, sebuah organisasi, komunitas atau lainnya dapat melakukan tugas dengan baik. karena manajemen mengatur berbagai hal dalam mencapai tujuan kelompok atau individu.

Contohnya adalah pembagian tugas dalam sebuah organisasi atau perusahaan, misalnya ada ketua, sekretaris, bendahara dan lain sebagainya. namun bukan berarti seseorang tidak bisa melakukan manajemen. Lalu apa sebenarnya pengertian manajemen itu? berikut ini adalah ulasanya.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

 

Memahami pengertian manajemen dapat membuat Anda lebih mudah dalam memahami dan melakukan manajemen, baik dalam lingkungan kelompok atau sebagai individu. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai pengertian manajemen menurut para ahli.

1.  George R. terry

George R. terry

Berpendapat bahwa manajemen merupakan proses khas yang terdiri dari beberapa perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan, tindakan hingga pengawasan. Hal ini dilakukan untuk mencapai target dan tujuan yang telah ditentukan. Atau mendapatkan sasaran dengan sumber daya yang ada, antara lain sumber daya manusia dan lainnya.

2. Lawrence A. Appley

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli by Lawrence A. Appley

Lawrence A. Appley berpendapat bahwa manajemen merupakan keahlian untuk menggerakkan orang lain dalam melakukan sesuatu. Keahlian ini dimiliki baik oleh perorangan maupun organisasi.

3. Mary Parker Follet

Mary Parker Follet

Sementara itu Mary Parker Follet berpendapat bahwa manajemen adalah seni untuk menyelesaikan pekerjaan melalui tangan orang lain. Manajer akan mengatur, membagi tugas hingga mengarahkan seseorang untuk mencapai tujuan organisasi tersebut.

4. Ricky W. Griffin

Ricky W. Griffin

Ahli yang mendefinisikan manajemen selanjutnya adalah Ricy W. Griffin yang berpendapat bahwa manajemen adalah proses perencanaan, organisasi, koordinasi dan kontrol sumber daya. Proses tersebut dilakukan untuk mencapai tujuan dan target yang efisien dan efektif.

Maksudnya, tugas-tugas yang dilakukan dapat berjalan sesuai jadwal, terorganisir dan benar. Selain itu juga tujuan bisa dicapai sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

5. Hilman

Hilman menyatakan bahwa manajemen merupakan sebuah fungsi dari tujuan atau target dengan perantara tindakan orang lain. Selain itu juga mengawasi tindakan dan usaha seseorang agar tujuan yang sama tersebut tercapai.

6. Benner N.B Silalahi, MA

Manajemen menurut Dr. Bennett N. B Silalahi. M.A manajemen merupakan sebuah ilmu perilaku. Ilmu ini terdiri dari aspek sosia eksak. Menurutnya, manajemen bukan dari tanggung jawab kesehatan kerja, keselamatan kerja  baik dilihat dari sisi perencanaannya.

7. Oey Liang Lee

Mengungkapkan bahwa manajemen adalah seni atau ilmu dalam merencanakan, menyusun, mengarahkan, mengendalikan dan pengorganisasian yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Dari beberapa definisi pengertian manajemen dapat diambil kesimpulan bahwa manajemen merupakan ilmu atau seni dalam mengatur, merencanakan, mengarahkan dan mengendalikan sesuatu untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Pencapaian tujuan ini bisa berupa tujuan kelompok maupun individu.

Fungsi Manajemen

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli dan Fungsinya

Sebagai seni atau ilmu yang mengatur untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, manajemen berfungsi yang sangat vital. Apalagi jika tujuan tersebut merupakan tujuan sekelompok orang. Fungsi manajemen sendiri merupakan elemen dasar yang menjadi acuan seseorang dalam merencanakan, melaksanakan, pengorganisasian dan mengendalikan. Adapun fungsi manajemen adalah:

1. Planning atau Perencanaan

Fungsi pertama adalah planning atau perencanaan. Fungsi ini merupakan yang paling penting dalam manajemen. Agar tujuan dapat dicapai dengan tepat maka dibutuhkan perencanaan yang matang. Misalnya tujuan jangka pendek dan jangka panjang serta upaya untuk memenuhi tujuan yang sudah ditentukan.

Pasalnya, tanpa perencanaan yang baik tujuan tersebut akan sulit digapai. Karena tidak menentukan cara yang tepat. Sehingga dalam prosesnya, Anda akan menemukan banyak hambatan.

2. Organizing atau Pengorganisasian

Fungsi kedua dari manajemen adalah organizing atau pengorganisasian. Perencanaan-perencanaan yang telah dibuat kemudian dilakukan pengorganisasian, yaitu membagi kegiatan atau tugas baik besar atau kecil. Hal ini dilakukan agar mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan.

Selain itu tugas yang dibagi sesuai dengan tupoksi dan keahlian juga membuat proses mencapai tujuan menjadi lebih efisien dan efektif. Sehingga dalam pengorganisasin ini manajer juga harus mempertimbangkan sumber daya manusia yang ada.

3. Staffing atau penempatan

Fungsi staffing ini mirip dengan pengorganisasian, namun dengan penggunaan yang lebih luas. Yang membedakan, fungsi staffing ini tidak hanya mengatur dan mempertimbangkan sumber daya manusia, namun sumber daya lainnya secara umum. Misalnya perlengkapan kerja, peralatan, inventaris, materi dan lain sebagainya.

4. Directing atau Pengarahan

Setelah melakukan perencanaan, organisasi dan penempatan maka selanjutnya adalah pengarahan. Sesuai dengan pengertian manajemen yang mengarahkan sumber daya untuk mencapai tujuan. Manajemen mengarahkan tindakan sumber daya atau anggota organisasi dan komunitas yang mendekatkan dekat tujuan yang ingin dicapai.

Dalam fungsi ini manajer akan mengarahkan sumber daya yang ada agar meminimalisir terjadinya masalah dalam proses pencapaian tujuan. Apalagi dalam mencapai tujuan, tentu kejadian yang tidak terduga bisa saja terjadi. Sehingga penempatan dan pengarahan yang sesuai bisa membuat masalah tersebut terlewati.

5. Controlling atau pengawasan

Fungsi yang terakhir adalah pengawasan atau controlling yang merupakan serangkaian pengawasan terhadap rencana-rencana yang sudah ditentukan dan tindakan yang sudah dilakukan. Selain itu, dalam fungsi ini juga dilakukan evaluasi yang menyeluruh terhadap kinerja yang telah dilakukan.

Dengan controlling ini manajer memastikan bahwa proses mencapai tujuan sesuai dengan tupoksi yang ada. Sementara itu evaluasi dilakukan untuk melakukan review terhadap kinerja yang sudah dilakukan.

Melakukan koreksi apa saja yang salah, kurang dan yang harus diperbaiki. Sehingga untuk kedepannya manajemen dan pencapaian tujuan dapat dilakukan dengan lebih baik.

Namun, dalam melakukan controlling ini ada beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain jalur, penetapan waktu atau scheduling, perintah pelaksanaan dan tindak lanjut.

Contoh Manajemen

Contoh Manajemen

Setelah membahas tentang pengertian dan fungsi manajemen, Anda dapat mengetahui pentingnya manajemen dapat mencapai tujuan, baik kelompok maupun individu. Manajemen ini sebenarnya sangat dengan kehidupan sehari-hari. Atau jika Anda mengikuti sebuah organisasi atau komunitas akan lebih mudah lagi dalam memahami manajemen dalam sebuah kelompok.

Contoh yang paling sederhana adalah manajemen kelas yang dilakukan oleh ketua kelas, sekretaris, bendahara dan lainnya. manajemen kelas tersebut ketua kelas berperan sebagai manajer yang mengatur dan mengarahkan anggota kelas untuk mewujudkan kelas yang nyaman digunakan saat belajar. Misalnya dengan membuat jadwal piket dan menjaga peralatan sekolah. Sementara itu, contoh manajemen individu adalah manajemen waktu yang biasa Anda lakukan.

Itulah pengertian manajemen menurut para ahli, fungsi, dan contohnya. Manajemen merupakan hal penting dalam mencapai tujuan baik individu maupun kelompok. Dengan manajemen yang baik, maka pencapaian tujuan dapat dilakukan dengan efektif dan efisien. Selain itu, Anda juga dapat melakukan evaluasi secara rutin untuk perbaikan pada kinerja yang telah dilakukan.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend