• Our Partners:

Windows 10 22H2 Tampaknya Masih Akan Dapatkan Fitur Baru

Windows 10 22H2 Tampaknya Masih Akan Dapatkan Fitur Baru

NESABAMEDIA.COMMicrosoft baru-baru ini mengumumkan soal Windows 10 versi 22H2 dan mengirimkan build pratinjau pertama dari sistem operasi versi baru itu ke pengguna Insider.

Windows 10 versi 22H2 adalah pembaruan fitur utama berikutnya dari Windows 10, meskipun itu sepertinya adalah sebuah pembaruan yang relatif kecil jika membahas soal fitur baru.

Faktanya, postingan resmi Microsoft pada pembaruan itu tidak menyebutkan kemampuan baru satupun, atau opsi yang mungkin dihadirkan dengan pembaruan itu. Meskipun Microsoft tidak membagikan spesifik apapun, namun postingan itu kini menyebutkan beberapa fitur baru.

Postingan blog Microsoft yang baru saja diperbarui mengenai Windows 10 versi 22H2, kini menyatakan:

“Build ini berfokus pada validasi teknologi layanan. Windows 10 versi 22H2 memiliki serangkaian fitur baru dan Microsoft akan membagikan detail lebih lanjut pada pembaruan ini pada akhir tahun ini”.

Pembaruan ini diyakini masih menjadi sebuah pembaruan ringan ketika mengaitkannya dengan fitur-fitur baru, namun tampaknya setidaknya itu akan menyertakan beberapa opsi baru. 

Microsoft merilis Windows 11 tahun lalu dan mereka pun mengalihkan fokus ke sistem operasi baru tersebut. Meskipun menyatakan akan terus memberikan dukungan ke Windows 10 sampai dengan tahun 2025 mendatang, namun pada faktanya, mereka cenderung mengirimkan fitur-fitur baru ke sistem operasi baru itu, dan terkesan melupakan Windows 10. 

Memang Windows 10 masih akan didukung, namun itu tidak akan menerima perubahan besar selama beberapa tahun ke depan. Untuk konteksnya, berikut adalah beberapa hal yang disorot dari Windows 10 versi 22H2, pembaruan besar terakhir untuk OS:

  • Menambahkan dukungan standar WPA3 H2E untuk keamanan Wi-Fi yang ditingkatkan.
  • Windows Hello for Business, memperkenalkan sebuah metode penerapan baru bernama Cloud Trust untuk mendukung metode tanpa kata sandi yang disederhanakan, dan mencapai status Deploy-to-Run dalam beberapa menit saja.
  • Dukungan komputasi GPU di Windows Subsystem for Linux (WSL) dan Azure IoT Edge untuk Linux di Windows (EFLOW) untuk Machine Learning dan alur kerja intensif komputasi lainnya.

Perubahan pada versi baru itu cenderung berfokus pada keberlanjutan pengalaman Windows 10, ketimbang memperkenalkan kemampuan baru. Microsoft sepertinya akan melanjutkan langkah semacam ini dengan versi-versi Windows 10 berikutnya.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend