• Our Partners:

Satya Nadella Melihat Windows Sebagai Gerbang Ke Layanan Berbayar Perusahaan

Satya Nadella Melihat Windows Sebagai Gerbang Ke Layanan Berbayar

NESABAMEDIA.COMWindows selalu berupaya menjadi sebuah sistem operasi yang bisa anda beli dan pasang dengan bebas di perangkat komputer anda. Namun sifat semacam ini tidak dimiliki Windows pada beberapa tahun yang lalu, dan perusahaan rupanya telah berhasil mengubahnya.

CEO Microsoft Satya Nadella baru-baru ini mengatakan bahwa Microsoft sedang berupaya menjadikan Windows sebagai kendaraan untuk mendistribusikan layanan berbayarnya.

“Saya pikir sangat jelas dari sudut pandang komersial bahwa Windows adalah penghubung untuk Microsoft 365. Rilisan Windows 11 dan platform cloud Microsoft 365 yang relatif baru, mampu berfungsi dengan sangat baik,” ungkap Nadella saat pengumuman hasil laporan keuangan perusahaan di kuartal pertama. 

Pada Windows, Microsoft sepertinya tidak begitu peduli dengan berapa banyak penjualan yang dihasilkan oleh sistem operasi itu. Pengguna yang memiliki salinan sistem operasi berlisensi, masih bisa meningkatkan ke Windows 10 atau Windows 11 secara gratis, dan Microsoft telah membiarkan hal ini selama bertahun-tahun.

Microsoft juga telah lama mempromosikan beragam layanan berlangganan, khususnya yang bisa dimasukkan dalam budget sebuah perusahaan sebagai bagian dari biaya operasional. Mendorong pengguna bisnis untuk berlangganan sebanyak mungkin layanan berbayar menjadi bagian dari mentalitas modern Microsoft. 

Kita bisa dengan jelas melihat hal ini pada pengembangan Office. Sejak diluncurkannya Microsoft 365 di tahun 2017, perusahaan telah konsisten mendorong pengguna untuk beralih ke layanan berbayar berbasis awan. 

Microsoft juga melihat Windows sebagai kendaraan untuk membawa produk mereka lainnya ke perangkat konsumen. Misalnya, Nadella telah melaporkan adanya pertumbuhan pada basis pengguna browser Edge dan Microsoft Start, sebuah layanan berita yang dipersonalisasi yang disebutkan perusahaan telah memiliki 500 juta pengguna aktif bulanan.

Tampaknya, Windows membantu Microsoft untuk mendorong orang-orang menggunakan produk lain yang dimiliki perusahaan, dan kemungkinan untuk melihat konten iklan.

Ide dari langkah semacam ini adalah menggunakan Windows sebagai sebuah gerbang bagi layanan dan software Microsoft. Jika berbicara mengenai layanan gratis, Microsoft tidak begitu tertarik untuk mempromosikannya. Apabila berbicara mengenai layanan berbayar, maka Microsoft akan melakukan segalanya untuk bisa menawarkan ke pengguna demi keuntungan maksimal.

Dalam penyampaian laporan keuangannya itu bahkan Nadella tidak menyebut jumlah perangkat PC yang terjual. Ini menunjukkan bahwa dalam tahap ini, Microsoft hanya peduli pada jumlah layanan berlangganan yang terjual, dan Windows akan terus menjadi link ke produk-produk berbayar Microsoft.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend